

Pemakaian Pupuk Pintar Bionet standard adalah satu gelas aqua BiOnet setara 200ml untuk air satu tangki setara 16 liter dan dikocorkan ke batang bagian bawah dan tanah sekeliling batang
3 botol BiOnet perhektar maksudnya adalah mengaplikasikan 3 botol BiOnet dicampur dengan air lalu disemprotkan lahan. pertanyaanya adalah berapa banyak air yang dibutuhkan?
Yang perlu kita ketahui adalah berapa tangki yang dibutuhkan untuk mengkocorkan seluas 1 hektar misalnya 10 tangki perhektar maka 3 botol BiOnet dibagi 10 tangki lalu diaplikasikan secara merata dengan sekali aplikasi saja jadi sangat mudah memakai Pupuk Pintar BiOnet
Untuk tanaman Caisim, Kubis, Slada dan lain-lain digunakan minimal 7 botol perhektar dengan tanpa merubah pola tanam yang sudah dipakai jadi BiOnet cukup ditambahkan sebanyak 2 kali aplikasi yang pertama 3 botol BiOnet disemprotkan merata ketanah sebelum tanam yang kedua 3 Botol BiOnet saat tanaman berumur 15 HST
1 Botol BiOnet digunakan untuk merendam benih selama satu malam ( sore di rendam pagi ditabur)
Boleh, karena pemakaian BiOnet tidak ada resiko overdosis yang bisa mematikan tanaman dan efeknya akan terlihat pertumbuhan lebih cepat dan buah akan semakin banyak dan lebih besar
Perbandingan yang dipakai untuk merendam benih adalah 1 : 5 artinya 1 liter BiOnet dicampur 5 liter air sebagai catatan bekas perendaman masih bisa dimanfaatkan tanpa mengurangi kandungan BiOnet
Untuk tanaman Padi, Jagung, Kedelai dan lain-lain digunakan minimal 10 botol BiOnet perhektar dengan tanpa merubah pola tanam yang sudah dipakai jadi BiOnet cukup ditambahkan sebanyak 3 kali aplikasi yang pertama 3 botol BiOnet + Air disemprotkan merata ketanah sebelum tanam yang kedua saat tanaman berumur 15 HST sebanyak 3 botol BiOnet dan ketiga sebanyak 3 botol BiOnet pada saat tanaman berumur 50 hari ( untuk padi saat bunting padi )
1 Botol digunakan untuk merendam benih selama satu malam ( sore di rendam pagi ditabur) untuk kedelai cukup direndam selama 15 menit saja.
Untuk tanaman Cabe, Tomat, Melon dan lain-lain digunakan minimal 13 botol perhektar dengan tanpa merubah pola tanam yang sudah dipakai jadi BiOnet cukup ditambahkan sebanyak 4 kali aplikasi yang pertama 3 botol BiOnet + Air disemprotkan merata ketanah sebelum tanam yang kedua sebanyak 3 botol BiOnet saat tanaman berumur 15 HST dan ketiga pada saat tanaman berumur mulai muncul bunga hari sebanyak 3 botol BiOnet dan yang keempat sebanyak 3 botol siaplikasikan setelah 2-3 minggu untuk menjaga kerontokan cabe dan tobulnya bunga baru
1 Botol digunakan untuk merendam benih selama satu malam
Untuk tanaman Perkebunan seperti Sawit, Kelapa, Lada dan lain-lain bisa dilakukan secara periodik 3 bulan sekali sebanyak 5 botol Pupuk Pintar BiOnet sekali aplikasi, adapun cara aplikasi dilakukan terlebih dahulu menghitung jumlah tanaman perhektar misalkan jumlah tanaman 135 batang sawit perhektar dan tiap pohon akan disiram dengan 2 liter maka 5 botol BiOnet dicampur dengan 265 liter air diaduk dan disiramkan sebanyak 2 liter perbatang campuran BiOnet dengan air
Aplikasi dilakukan dengan mengkocorkan disekitar batang memanfaatkan celah antara batang dengan tanah
Dengan Asumsi perhektar 150 batang pohon kurma maka pemakaian perhektar sebanyak 20 botol dicampur dengan 280 liter air, kemudain di kocorkan disekeliling batang atau diatas lokasi pupuk yang lain.
dilakukan setiap 3 bulan sekali pada saat berbuah bisa dilakukan setiap bulan untuk meningkatkan mutu dan hasil buah




